Tuesday, April 18, 2017

Faktor Penyebab Diabetes

Faktor Penyebab Diabetes


Faktor Penyebab Diabetes - Penyakit diabetes memang bukanlah penyakit yang biasa saja justru penyakit diabetes merupakan penyakit yang sangat serius yang dapat menimbulkan penyakit komplikasi selain dapat beresiko diamputasi diabetes juga beresiko terhadap meninggalnya seseorang. Berikut ini faktor kebiasaan penyebab penyakit Diabetes.
1.      Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebab Di kota ini masyarakat lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO menyimpulkan bahwa  seseorang yang aktivitas fisiknya sedikit memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya sehingga lebih baik bersepedah dan jalan kakilah apabila bepergian dengan jarak dekat.
2.      Kurang tidur
Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Tidurlah secara teratur selama 8 jam sehari dan jagalah kualitas tidur anda agar metabolisme berjalan dengan baik.
3.      Berlebihan mengkonsumsi gula
Berlebihan mengkonsumsi gula dapat meningkatnya kadar gula darah sehingga dapat menyebabkan penyakit diabetes kambuh maka dari itu penyebab diabetes kambuh dikarenakan oleh konsumsi gula terlalu banyak, baik dari makanan atau pun dari minuman yang di konsumsi sehari hari namun biasanya lebih banyak dari minuman manis yang sering di konsumsi dan makan nasi putih terlalu banyak karena nasi putih mengandung glukosa yang tinggi.
4.      Sering stres
Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Namun, apabila gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama halnya dengan membunuh diri pelan-pelan karena stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar sehingga sangat perlu menjaga kesehatan psikologis bisa dengan berolahraga, meditasi, atau berbicara pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
5.      Menggunakan pil kontrasepsi
Pil kontrasepsi mayoritas terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik sehingga sebaiknya batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
6.      Teh manis
Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori maka mengakibatkan obesitas sehingga cenderung dapat memicu diabetes maka sebaiknya gantilah dari the manis dengan air putih, teh tanpa gula atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
7.      Gorengan
Gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah coroner dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Sebaiknya gantilah cemilan gorengan dengan kacang jepang, atau buah pir.
8.      Makan tidak teratur
Penyebab diabetes kambuh bisa dikarenakan pola makan tidak teratur atau melewati waktu makan. memang sangat sepele tetapi pada kenyataannya bisa menyebabkan masalah kesehatan atau dampaknya bisa meningkatkan kadar gula darah semakin tinggi. karena itu jika telah menderita diabetes tidak bisa lagi pola hidup sembarangan karena dampaknya akan membuat kambuh penyakit, sebaiknya tidak dilakukan juga untuk orang yang masih sehat karena bisa memicu berbagai macam penyakit termasuk penyakit lambung. Oleh karena itu jagalah pola makan yang teratur agar kadar gula darah dalam tubuh  tetap normal dan terjaga dengan baik.
Itulah beberapa faktor kebiasaan penyebab penyakit diabetes, semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi para pembaca sehingga kita bisa menjaga kebiasaan kita dan gaya hidup maupun pola hidup yang lebih baik kagi agar kita terhindar dari penyakit diabetes mellitus karena Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (peningkatan glukosa dalam darah) yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Untuk membaca artikel lainnya silahkan kunjungi artikel kami pada blog ini karena blog ini menyediakan beberapa tentang kesehatan, bisnis online dan kata-kata mutiara serta banyak informasi lainnya yang .